- Adakah efek negatif yang ditimbulkan oleh Phthlate? Jika ada, apakah efek negatif-nya?
Menurut penelitian ada potensi mingrasi phthalate dari plastic/resin jika plastic tersebut digunakan tidak pada tempatnya. Mainan anak-anak yang mengandung phthalate juga berpotensi termigrasi ketubuh anak-anak jika anak-anak menggigit-gigit mainan tersebut. Jika phthalate telah termigrasi ke tubuh manusia maka ada kemungkinan munculnya penyakit-penyakit seperti kanker (karsinogenik), gangguan system syaraf, liver, dan gangguan system reproduktivitas.
- Adakah zat berbahaya yang terkandung dalam Phthalate? Jika ada, apakah nama zat berbahaya tersebut?
Senyawa phthalate yang paling banyak digunakan (hampir lebih dari 70%) pada plastik jenis vinyl adalah dioctyl phthalate (DOP) atau bisa disebut juga dengan 2-diethyl hexyl phthalate (DEHP).
- Pernahkan bapak menemukan kasus tentang penggunaan Phthalate yang berlebihan yang menyebabkan efek negatif terhadap penggunanya? Jika ada, mohon bapak ceritakan kepada kami.
Sampai saat ini penelitian tentang efek negative phthalate terhadap kesehatan baru pada tahap uji ke binatang dan hasilnya bahwa phthalate memang toxicology pada binatang tersebut, phthalate memang memiliki efek negative berupa karsinogen, mutagen, reproductive effector dan penyebab gangguan-gangguan lain seperti system syaraf dan liver. Karena belum ada bukti langsung efek negatifnya terhadap manusia, maka disebagian besar negara didunia belum melarang total penggunaan phthalate.
- Apakah di Indonesia sendiri telah dilakukan penelitian tentang bahaya Phthalate?
Indonesiamasih belum melakukan penelitian tentang bahaya phthalate. Yang pernah dilakukan HPI (Himpunan Polimer Indonesia) adalah melakukan penelitian seberapa jauh proses migrasi phthalate pada plastic vinyl resin.
- Sebuah penghapus juga menggunakan Phthlate sebagai bahan baku utama, berdasarkan keputusan dari Komisi Eropa yang menyatakan bahwa melarang penggunaan Phthalate, karena Phthalate sendiri telah diklarifikasikan sebagai racun. Tentunya hal tersebut sangat berbahaya bagi anak-anak yang merupakan pengguna utama dari penghapus. Bagaimana pendapat bapak tentang hal ini?
Di Indonesia sendiri karena belum ada korban, maka belum adanya pula larangan tentang penggunaan phthalate ini. Seperti yang kita ketahui Indonesia lebih menganut paham seperti yang diberlakukan di Amerika, yaitu paham dimana akan melakukan sesuatu jika ada jatuhnya korban. Berbeda dengan yang dilakukan Pemerintah Uni Eropa, paham yang mereka anut itu mengarah kepada tindakan pencegahan sebelum terjadi sesuatu hal yang buruk. Sehingga penggunaan phthalate yang mempunyai sifat racun didalamnya telah diklarifikasikan sebagai racun dan berbahaya.
Setelah mengadakan penelitian kini terbukti sudah Penghapus Faber-Castell bebas dari Phthlate (racun), maka terbukti sudah penghapus Faber-Castell bebas dari Phthalate (racun). Faber-Castell mengeluarkan rangkaian baru dan lengkap dari penghapus bebas phthalate. Mari kita sebagai orang tua memberikan hal-hal terbaik bagi anak-anak kita karena mereka layak untuk mendapatkan hal yang terbaik dan aman dari orang tuanya.