Ottilie von Faber
Ottilie von Faber
Ottilie, yang sering disapa dengan nama kesayangan Tilly, menjadi pewaris rumah setelah kakeknya Lothar mangkat ketika Tilly berusia 19 tahun. Neneknya Baroness Ottilie von Faber menjadi pewaris perusahaan.

Countess Ottilie dan Count Alexander von Faber-Castell

Cucu tertua Lothar von Faber, Ottilie menikahi Pangeran Alexander zu Castell-Rüdenhausen pada tahun 1898. Setelah menikah, keluarga itu dikenal sebagai Pangeran dan Pangeran Countess von Faber-Castell. Pernikahan ini melahirkan merek Castell baru .

Freiin Ottilie "Tilly" von Faber

Ayah Tillly, Wilhelm von Faber tutup usia di umur 42 tahun akibat serangan jantung. Karena inilah Lothar tidak bisa mewariskan semua kerja kerasnya ke keturunan laki-laki. 

Ketika Lothar von Faber meninggal di 1896, perusahaan AW Faber diwariskannya ke sang istri, Baroness Ottile. Perusahaan ini tetap dipegang oleh keluarga, karena dalam surat warisannya, Lothar menulis, "...karena saya percaya bahwa semua pekerja ini, yang sudah memahami visi dan misi yang saya tekankan secara rinci, akan meneruskannya demi keuntungan bisnis di masa depan."

Ottilie yang masih berusia 19 tahun dan merupakan cucu tertua Lothar, kemudian diangkat menjadi pemilik semua properti yang didirikan oleh keluarga tersebut.

Pernikahan dan lambang keluarga baru: Faber-Castell

Ketika sang cucu Tilly menikahi Alexander Graf zu Castell-Rüdenhausen (1866-1928) di tahun 1898, Ottilie von Faber sangat bahagia. "Ini suatu event yang sangat berbahagia dalam keluarga Faber."

Lothar von Faber menetapkan bahwa nama "Faber" harus dipertahankan jika pewaris perusahaan menikah. Karena inilah nama keluarga baru Graf und Gräfin von Faber-Castell diciptakan, ketika Freiin Ottilie menikah dengan Alexander Graf zu Castell-Rüdenhausen. Dengan senang hati, Tilly mendesain sketsa untuk lambang keluarga baru.

Bagi keuntungan perusahaan

Janda Lothar, Ottilie sangat lega ketika tahu Count Alexander adalah "orang yang menerima tanggung jawab dan bisa diajak diskusi untuk kebaikan bersama. layaknya putra sendiri." Ottilie mengangkat Count Alexander sebagai partner perusahaan di tahun 1900 dan menyerahkan manajemen kepadanya. Setelah meninggal di tahun 1903, cucu Ottilie Countess Ottilie "Tilly" mewarisi perusahaan. Sebagai partner, Alexander meneruskan posisinya sebagai Managing Director.

"Kami berdua adalah pasangan paling berbahagia di dunia."
"Kami berdua adalah pasangan paling berbahagia di dunia."

Kiri: Ottilie dan Alexander di Nice Kanan: Menuju Air Terjun Niagara

Orang tua yang bangga
Orang tua yang bangga

Count dan Countess von Faber-Castell bersama putri Elisabeth.

Ibu muda
Ibu muda

Countess Ottilie menyambut anak pertamanya ke dunia pada tahun 1899. Gadis kecil itu dibaptiskan Elisabeth.

Perlindungan yang baik di Laut Utara
Perlindungan yang baik di Laut Utara

Dua putri tertua pasangan itu, Mariella dan Elisabeth, pada sebuah pantai di Norderney

Count Alexander von Faber-Castell di pantai
Count Alexander von Faber-Castell di pantai

Ayah membangun istana pasir, sang anak perempuan Mariella menonton dengan penuh perhatian.

Retret musim panas di tepi laut
Retret musim panas di tepi laut

Countess Ottilie dengan kedua putrinya di Norderney

Countess Ottilie bersama anak-anaknya
Countess Ottilie bersama anak-anaknya

Setelah tiga anak perempuan, pasangan itu akhirnya menyambut putra dan pewaris Roland ke dunia pada tahun 1905. Putra mereka Wolfgang, lahir pada tahun 1902, meninggal pada usia hanya beberapa bulan.

Countess Ottilie bersama anak-anaknya
Countess Ottilie bersama anak-anaknya

Countesses Elisabeth, Mariella dan Irmgard bersama saudara mereka Roland

Di tahun 1906 keluarga count pindah ke Istana baru yang megah. Kastil ini menjadi pusat kehidupan sosial yang penuh kelap kelip.

Perang Dunia Pertama

Perang Dunia Pertama (1914-1918) membawa perubahan sosial dan politik yang sangat besar. Di Jerman, norma-norma kehidupan yang biasanya didominasi oleh bangsawan kini runtuh. Perang yang awalnya membuat semangat, kini berubah menjadi kesenangan semu.

Ketika perang meletus, Count Alexander harus pindah ke Belgia. Beliau menjadi semakin jarang mengunjungi keluarganya di Stein. Berpisah terlalu lama membuat hubungan mereka merenggang. Pasangan suami istri ini merasa kesepian karena berada di dunia yang berbeda. "Saya merasa perasaan kami sudah berubah setelah menjalani ini selama setahun."

Perang Telah Memisahkan

Karena Ottilie jatuh hati pada Philipp Freiherr von Brand zu Neidstein, beliau meminta cerai dari Alexander. "Kepada Alexander! Hari ini aku memohon padamu untuk memberikan kebebasanku"
Alexander akhirnya menyetujui perceraian dan Ottilie menjalani hidup barunya. Dia keluar dari Schloss Stein, memberikan alih perusahaan ke Count Alexander dan mengembalikan kuasa keluarga ke putranya Roland. Ottilie sendiri hidup dari tunjangan harta keluarga.
Pada tahun 1918, dua tahun setelah perceraian, beliau menikah dengan Philipp von Brand, yang juga sudah bercerai dari istri pertamanya. Keduanya tinggal di Kastil di Neidstein dekat Etzelwang in the Oberpfalz.

Alexander marries Margit Countess von Zedtwitz

Count Alexander kini menjadi pemilik tunggal perusahaan. Dia menikah dengan Margit Gräfin von Zedtwitz pada tahun 1920 dan his son Radulf (+2004) lahir pada tahun 1922. Setahun sebelum meninggal, Count Alexander menggunakan nama keluarganya Count zu Castell-Rüdenhausen kembali. Beliau meninggal pada tahun 1928 pada umur 62 tahun. Dia dimakamkan di pemukiman pribadinya di Schwanberg dekat Castell, bukan di pemakaman keluarga di Stein.

 Generasi keempat
Generasi keempat
Baron Lothar von Faber (1817-1896) bersama putranya Wilhelm. Dia akan mengambil alih sebagai penerus nanti.
Selengkapnya
Generasi kelima
Generasi kelima
Baron Wilhelm von Faber (1851-1893)
Selengkapnya
Generasi ketujuh
Generasi ketujuh
Count Roland von Faber-Castell (1905-1978)
Selengkapnya
Generasi kedelapan
Generasi kedelapan
Count Anton-Wolfgang von Faber-Castell (1941-2016)
Selengkapnya
Generasi kesembilan
Generasi kesembilan
Managing Board dan pemegang saham (Generasi kesembilan)
Selengkapnya
Tahukah Kamu?
Faber-Castell menghasilkan lebih dari 2,3 miliar pensil kayu setiap tahun.
 Faber-Castell menghasilkan lebih dari 2,3 miliar pensil kayu setiap tahun.
Tahukah Kamu?
Faber-Castell menumbuhkan sekitar 20 m3 kayu setiap jamnya, setara dengan sekitar 1 beban truk.
Faber-Castell menumbuhkan sekitar 20 m3 kayu setiap jamnya, setara dengan sekitar 1 beban truk.
Tahukah Kamu?
Untuk produksi pensilnya sendiri, Faber-Castell hanya menggunakan kayu dari hutan yang dikelola secara lestari.
 Untuk produksi pensilnya sendiri, Faber-Castell hanya menggunakan kayu dari hutan yang dikelola secara lestari.
Tahukah Kamu?
Desain pensil kayu berubah dari bulat menjadi heksagonal / segitiga karena pensil sering jatuh terguling dari meja
Desain pensil kayu berubah dari bulat menjadi heksagonal / segitiga karena pensil sering jatuh terguling dari meja
X